Now Reading
Yoga, Salah Satu Alternatif Penyembuhan Optimal Kanker Payudara

Yoga, Salah Satu Alternatif Penyembuhan Optimal Kanker Payudara

Kanker payudara bisa dikatakan merupakan pembunuh nomor 1 yang memburu kaum hawa. Namun, tidak menutup kemungkinan, penyakit ini juga dapat menyerang kaum adam. Penyakit kanker pada payudara ini merupakan kanker yang terdapat pada sel-sel jaringan payudara, baik itu berasal dari jaringan lemak, pembuluh darah, maupun persarafan jaringan payudara. Penelitian menyebutkan bahwa kanker payudara dapat dipengaruhi oleh faktor ekonomi, gaya hidup serta perubahan pola menstruasi. Salah satu cara yang bisa ditempuh penderita kanker payudara adalah dengan olahraga. Olahraga untuk penderita kanker payudara bisa jadi merupakan solusi untuk mengurangi risiko penyebaran kanker ke organ lain.

Sebaiknya ketahui tanda-tanda kanker payudara sejak dini. Kenali tanda dan ciri-cirinya!

Kanker payudara biasanya dapat dideteksi dari benjolan yang terasa berbeda pada payudara. Benjolan ini tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, bila terus diamati, lama kelamaan benjolan ini akan membesar dan melekat pada kulit sehingga menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau puting susu. Ada beberapa hal yang bisa mendeteksi adanya kanker di payudara kita.  Beberapa diantaranya adalah kulit payudara yang berubah warna dari merah muda menjadi coklat hingga mendekati warna kulit jeruk, serta puting susu masuk ke dalam, atau salah satunya tiba-tiba menghilang. Pada beberapa kasus penderita kanker payudara yang sudah agak parah, biasanya muncul rasa sakit yang menyebabkan kulit payudara serasa terbakar. Gejala ini tidak bersifat permanen, sering muncul dan menghilang sewaktu-waktu. Ciri-ciri lain yang terlihat pada penderita payudara adalah adanya cairan yang keluar dari payudara baik itu darah ataupun cairan lain yang bukan cairan susu.

Bila masih bingung, Yayasan Kanker Indonesia punya cara agar kita selalu ingat untuk mendeteksi kanker sejak dini.

Yayasan Kanker Indonesia memberikan pedoman untuk mendeteksi adanya kanker dengan cara WASPADA. W : waktu buang air kecil, kita harus memperhatikan ada atau tidaknya perubahan yang kita alami pada saat buang air kecil. A : alat cerna terganggu atau sulit menelan. S : suara serak atau batuk yang lama sembuhnya. P : payudara atau bagian lain memperlihatkan benjolan. A : andeng-andeng (tahi lalat) berubah sifat, makin besar atau gatal. D : darah atau lendir tidak normal keluar dari tubuh. A : adanya luka yang tidak bisa sembuh. Untuk melihat ada tidaknya benjolan, kita dapat mengetahuinya pada hari kelima menstruasi. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengangkat tangan ke atas selama beberapa menit, sembari mengangkat tangan, rabalah payudara kita, periksa apakah ada benjolan atau tidak. Jika ada yang aneh dengan payudara kita, segera periksakan ke dokter.

Olahraga untuk penderita kanker payudara salah satunya bisa dengan melakukan yoga.

Seperti yang kita tahu, pencegahan merupakan cara yang paling jitu agar tidak terkena suatu penyakit. Begitu juga dengan kanker payudara. Olahraga untuk penderita kanker payudara boleh jadi adalah langkah yang tepat untuk membantu proses penyembuhan pada penderita kanker payudara.  Dengan berolahraga selama empat jam setiap minggu, dapat mengurangi 30% resiko kanker. Pemilihan olahraga yang sesuai dengan kebutuhan penderita kanker payudara, akan memaksimalkan proses penyembuhan yang dilakukan oleh para dokter. Salah satu olahraga yang bisa dilakukan oleh penderita kanker payudara adalah yoga. Yoga merupakan latihan yang ditujukan untuk menjaga kestabilan fisik dan rohani seseorang. Orang yang menderita penyakit ini biasanya mengalami stress dikarenakan banyaknya tahapan yang harus ditempuh dari pemeriksaan hingga pengobatan. Dengan melakukan latihan yoga secara rutin 3 kali seminggu selama 40 menit, dapat mengurangi stress yang dialami penderita kanker payudara.   Hal itu membuat proses penyembuhan dengan bantuan dokter dapat berjalan maksimal. Oleh karena itu, olahraga untuk penderita kanker payudara yang disarankan bagi penderita harus membantu mengurangi tekanan ataupun stress yang dialami penderita.]]>

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top