Yang Bertahan dan Binasa Perlahan, Okky Madasari

Pekat malam tak mampu menyembunyikan ketakutannya. Di ujung geladak, ia berdiri – melempar pandang bergantian pada kerlip bintang dan kapal-kapal nelayan yang merayap perlahan. Selebihnya hanya ada ruang gelap, hamparan air yang koyak, dan dingin malam tak lagi ia pedulikan. Rasa perih di kulit membuatnya yakin, ia tak sedang bermimpi.

Baca Selengkapnya

What's Your Reaction?
Kaget
0
Lucu
0
Sedih
0
Suka
0
Terpesona
0
View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2019 Blogger Perempuan Network. All Rights Reserved.

Scroll To Top