Now Reading
Wastafel, Tempat Terbaik Membuang Duka dan Berdialektika

Wastafel, Tempat Terbaik Membuang Duka dan Berdialektika

Saat remaja, saya sering kali merasa kesal kepada orang tua saya karena mereka memarahi saya untuk hal-hal yang (menurut saya) sepele. Misalnya, pulang lewat jam 10 malam hanya karena saya ikut ekstrakurikuler teater, sedangkan mereka sama sekali tidak menyukainya.

Membantah amarah orang tua di masa remaja memang bak buah simalakama; kalau dilakukan jadi anak durhaka, kalau tidak dilakukan malah bikin hati merana. Iya, nggak?

Tapi, saya bisa melewatinya dengan baik berkat bak mandi. Tiap kali saya merasa kesal pada orang tua, maka saya akan langsung pergi ke kamar mandi, membenamkan wajah ke dalam bak mandi selama beberapa detik sambil melihat bagaimana bulir-bulir air yang keluar dari lubang hidung dan mulut saya berbicara, “Hei, semuanya akan baik-baik saja!”

See Also

Baca Selengkapnya

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top