Now Reading
Waspadai Ciri-Ciri Kanker Otak Berikut Ini

Waspadai Ciri-Ciri Kanker Otak Berikut Ini

Kanker otak adalah tipe kanker yang tidak terlalu banyak terjadi di Indonesia,  namun penyakit ini adalah penyakit dengan resiko kematian yang paling tinggi.  Apabila telah mengenai diri Anda maka penanganan dan pengobatannya akan sangat sulit dan memakan biaya pengobatan yang sanngat mahal.  Selain itu pada banyak kasus yang terjadi,  sekalipun ditemui pada stadium dini,  jenis penyakit ini mempunyai kemungkinan sembuh total yang sangat kecil.  Oleh karena itu lebih baik bila kita mengenal cici-ciri dan gejalanya agar kita bisa mencegahnya.

Gejala awal dari kanker otak ini adalah sakit kepala.  Sayangnya banyak dari kita yang menganggap sakit kepala sebagai satu keluhan yang wajar akibat dari kelelahan atau sebagai efek samping dari penyakit ringan lainnya seperti batuk dan pilek.  Sangat jarang dari kita yang menanggapi dengan serius keluhan sakit kepala.  Oleh karena itu biasanya kasus kanker otak dikenali setelah stadium yang cukup akut.

Apa penyebab munculnya sel kanker pada otak?  Sesuai dengan riset yang telah dilakukan, secara garis besar ada dua penyebab kanker otak, yang pertama ialah otak tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, dan penyebab yang kedua ialah karena penggunaan bahan zat berbahaya seperti alkohol dan zat adiktif seperti narkoba, heroin, dan lainnya yang sejenis.   Merujuk pada kedua gejala tersebut maka untuk mencegah terkena penyakit ini maka Anda harus benar-benar memperhatikan asupan makanan dan gizzi yang masuk kedalam tubuh Anda serta menjaga diri dan menjauhkan diri Anda dari menggunakan zat adiktif dan minuman keras.

Gejala utama dari kanker otak adalah munculnya rasa sakit kepala yaitu rasa sakit pada bagian kepala yang berbeda dengan rasa sakit kepala lainnya yang biasa muncul akibat kelelahan, stress atau sebagai ikutan dari penyakit lainnya.  Rasa sakitsebagai gejala kanker otak lebih menjurus pada rasa sakit seperti tertekan oleh benda tumpul. Rasa sakit kepala tersebut ditimbulkan oleh keberadaan tumor yang menekan otak atau akibat tumor menghalangi suatu bagian otak untuk berfungsi seperti biasanya.

Jika tekanan di dalam kerangka kepala naik akibat adanya tumor, gejala-gejala berikut ini bisa terjadi:

  • Sakit kepala yang tidak tertahan dan berkelanjutan.  Rasa sakit kepala seperti yang telah dijelaskan diatas
  • Muntah-muntah yang terjadi secara mendadak dan tanpa alasan yang jelas.
  • Epilepsi atau kejang-kejang. Bisa terjadi di seluruh tubuh atau terjadi kedutan pada satu area tubuh tertentu saja.
  • Mudah lupa, marah, mengantuk, atau acuh.
  • Kehilangan sebagian penglihatan atau pendengaran.
  • Perubahan kepribadian, seperti perilaku abnormal dan tidak seperti karakter biasanya.  Sebagai contoh : yang dahulunya orang tersebut memiliki sifat yang pemalu dan cenderung hati-hati, setelah terjangkit penyakit kanker ini akan mengalami perubahan sifat menjadi tidak ada rasa malu, lebih ceroboh, tidak memiliki rasa bersalah, dan hal-hal lainnya yang sebenarnya bukan menjadi sifat yang sebenarnya.

Dampak kanker otak berbeda-beda tergantung pada lokasi munculnya sel kanker yang membesar dan menekan area lokasi dimana sel kanker tu berada.

  • Kanker otak pada otak bagian samping bisa menyebabkan kejang-kejang atau pingsan, mengalami sensasi penciuman aroma yang aneh, dan masalah dalam berbicara atau mengingat sesuatu.
  • Kanker otak pada otak bagian depan bisa mengubah kepribadian, kelemahan di salah satu sisi tubuh, dan kehilangan indera penciuman sedangkan Kanker otak pada otak bagian belakang bisa menyebabkan kehilangan penglihatan sebelah.
  • Kanker otak pada otak bagian tengah bisa menimbulkan kesulitan dalam memahami kata-kata, berbicara, menulis, membaca, mengatur gerakan tertentu, dan bahkan mati rasa di salah satu sisi tubuh bisa terjadi.
  • Kanker otak pada batang otak bisa menyebabkan mudah goyah dan kesulitan dalam berjalan, otot-otot muka melemah, penglihatan buram, kesulitan berbicara, dan menelan.
  • Kanker otak pada otak kecil dapat memicu kehilangan koordinasi, kesulitan berjalan dan berbicara, mata berkedut, muntah-muntah, dan leher terasa kaku.

Pada dasarnya untuk menjaga kesehatan otak tidaklah sulit, yaitu hanya dengan sering mengkonsumsi air putih minimal delapan gelas sehari, makan makanan yang kaya akan omega seperti telur dan ikan, serta hindari pemakaian narkoba dan minuman keras.  Mulailah pola hidup sehat agar Anda terhindar dari berbagai penyakit beresiko tinggi seperti kanker otak ini.

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top