Now Reading
Tips Sukses Mengatur Keuangan Keluarga

Tips Sukses Mengatur Keuangan Keluarga

Keuangan keluarga menjadi salah satu pilar ekonomi dalam sebuah rumah tangga. Sumber keuangan keluarga bisa berasal dari suami atau istri. Namun salah satu hal penting yang menjadi budaya di bangsa Timur adalah istri sebagai pengendali keuangan, meskipun suami yang mencari nafkah. Wanita dianggap telaten dan teliti untuk mengatur keuangan. Terlebih jika suami mereka hanya menerima penghasilan sebagai gaji setiap bulan. Jangan sampai uang gaji sudah habis saat tengah bulan. Hal inilah yang terkadang membuat beberapa pasangan rumah tangga menghadapi masalah keuangan yang berat. Bahkan bisa menyebabkan kehancuran rumah tangga. Jadi, berikut ini adalah tips sukses mengatur keuangan keluarga.

Kelompokkan penghasilan sesuai dengan tujuan. Anda bisa memasukkan sejumlah uang ke dalam ampol atau rekening yang berbeda. Semua pengeluarkan harus diatur sehingga Anda bisa mengatur keuangan dengan baik.

Terapkan prioritas kebutuhan. Prioritas kebutuhan keuangan akan membuat ekonomi keluarga menjadi stabil. Cara ini sangat diperlukan misalnya untuk mengatur uang tagihan, uang pajak, uang belanja bulanan, uang sekolah anak, uang cadangan kesehatan, uang transportasi dan uang cadangan.

Biasakan untuk disiplin. Jika Anda sudah mengatur semua pengeluaran dan pemasukan, maka biasakan untuk disiplin. Jangan menganggap remeh semua kebutuhan Anda. Semua uang yang sudah dikelompokkan dalam tujuan sebaiknya tetap dalam kelompok itu. Jangan pernah mengeluarkan uang cadangan untuk hal yang tidak perlu.

Tentukan skala tujuan keuangan berdasarkan kepentingan. Banyak orang yang tidak bisa membedakan tujuan keuangan dan hal ini bisa menjadi hal yang sangat buruk. Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat skala tujuan keuangan berdasarkan kepentingan. Kepentingan pribadi harus di urutan paling bawah. Sehingga semua tujuan keuangan keluarga akan tercapai.

Simpanan uang perbulan. Penting bagi orang yang menerima penghasilan dalam skala waktu satu bulan sekali untuk memiliki simpanan perbulan. Anda bisa menyimpan uang ini di bank dalam rekening khusus. Jika perlu Anda bisa memilih jenis tabungan tetap yang hanya bisa ditarik pada saat-saat tertentu. Manfaat dari tabungan ini bisa terpakai saat membutuhkan sejumlah uang dalam waktu yang mendesak.

Terapkan sikap terbuka. Sebagai rumah tangga yang utuh, maka jangan pernah menyimpan keuangan secara pribadi. Anda harus menerapkan sikap terbuka. Dengan cara ini maka suami sebagai kepala rumah tangga mengetahui status keuangan keluarga. Bersikap saling memiliki dan terbuka sehingga tidak ada rahasia dalam keuangan keluarga.

Banyak rumah tangga yang mengalami kegagalan karena hanya masalah keuangan keluarga. Untuk terhindari dari berbagai macam kejadian ini, maka Anda bisa menerapkan beberapa cara di atas. Prinsip yang paling penting dari pengaturan keuangan keluarga adalah sikap terbuka, saling memiliki dan disiplin. Semua pengaturan keuangan keluarga bisa bersifat fleksibel sesuai dengan kondisi keuangan.

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top