Now Reading
Tips Mudah Menyapih Bayi Dengan Tepat

Tips Mudah Menyapih Bayi Dengan Tepat

Bagi ibu, memberikan ASI ekslusif adalah dalam waktu dua tahun. Namun tidak semua ibu memiliki jumlah ASI yang cukup untuk bayi dalam kurun waktu tersebut. sehingga anjuran pemberian ASI ekslusif diturunkan menjadi enam bulan. Setelah pemberian ASI ekslusif, masuklah tahap penyapihan. Yaitu, memberikan makanan kepada bayi agar dapat berlatih mengunyah dan menelan makanan. Serta melihat apakah ada jenis makanan yang dapat menyebabkan alergi. Menyapih bayi tidak sekadar memberi makanan halus seperti bubur kepada si bayi. Ibu juga perlu memperhatikan gizi dari makanan tersebut. Tidak terlepas dari usaha penyapihan, ibu tentu akan sedikit kerepotan untuk menyapih si bayi. Jika Anda bermaksud untuk mulai menyapih bayi, ini dia Tips Mudah Menyapih Bayi.

Memberikan ASI Diselingi Makanan Padat

Bukan berarti ketika sudah mulai melakukan tahap penyapihan, ASI kemudian tidak Anda berikan. Tetap saja sebagai ibu, Anda masih wajib memberikan bayi ASI. Apalagi selama ASI masih ada, maka berikanlah. Namun jumlah ASI yang Anda berikan jauh lebih sedikit dibanding biasanya. Jika dalam sehari bayi Anda minum ASI sebanyak lima kali, maka kurangi menjadi tiga kali. Kemudian di sela-sela pemberian ASI, Anda berikan makanan padat. Bayi Anda memerlukan proses adaptasi terhadap makanan atau minuman baru yang masuk ke mulut mereka. Berikanlah bubur biskuit sebagai tahap awal.

Memberikan Bubur Nasi Putih Disertai Lauk

Tips Mudah Menyapih Bayi di hari berikutnya, cobalah untuk memberikan bubur nasi putih sebagai pengganti bubur biskuit. Lihat respon yang diberikan oleh bayi. Tidak semua bayi mau dengan makanan yang diberikan kepadanya. Sehingga Anda sebagai ibu harus tahu apakah si bayi menelan atau mengeluarkan bubur nasi putih kembali. Jika si bayi mengeluarkan bubur nasi putih, maka jangan kemudian Anda anggap bayi tidak menyukainya. Bayi belum mampu merasakan secara sempurna apa yang mereka konsumsi. Terkadang bayi akan mengeluarkan makanan mereka karena ingin bermain dengan apa yang mereka makan. Sehingga Anda harus sabar dan sedikit memaksa kemali agar si bayi mau Anda sapih. Di minggu berikutnya, mulai campurkan bubur nasi putih dengan lauk seperti daging ayam yang dilumatkan halus, tempe, tahu, udang, wortel, sawi, atau brokoli. Terpenting adalah dalam sekali penyapihan Anda memberikan gizi yang lengkap untuk bayi.

Melihat Reaksi Bayi Terhadap Makanan Yang Dikonsumsi

Anda perlu mencoba beberapa jenis lauk untuk diberikan sebagai lauk dalam tahap penyapihan. Mengapa, karena penting untuk melihat apakah bayi Anda ada alergi terhadap makanan tertentu. Cobalah untuk memberikan lauk untuk melihat respon alergi. Bagaimanapun respon tubuh setiap bayi di dunia berbeda. Sehingga Anda perlu melihatnya dengan detail. Lihat respon tubuh bayi ketika Anda berikan daging ayam, udang, kerang, ikan, manakah yang memberikan alergi atau tidak memberikan reaksi alergi sama sekali. jika bayi Anda tetap sehat, maka bersyukurlah karena si bayi tidak akan alergi mengkonsumsi lauk jenis makanan apapun yang bergizi.

Ingat, untuk lauk bukan lauk digoreng melainkan direbus atau dikukus. Jangan berikan lauk dalam bentuk digoreng. Kemudian atur waktu untuk penyapihan. Mulai dari seminggu sekali, lanjut smeinggu dua kali, sampai sehari sekali adalah tahap yang perlu Anda lakukan sebagai Tips Mudah Menyapih Bayi.

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top