Tak Sekadar untuk Bermain, Mainan Anak Bantu Kembangkan Kecerdasan Majemuk

Siapa sih anak yang tidak suka mainan? Rasanya hampir semua anak menyukainya. Anak-anak biasa menggunakan mainan untuk mengisi waktu luang setelah pulang sekolah atau saat libur di rumah. Namun, ternyata tidak hanya itu saja, ada banyak manfaat yang terdapat di dalamnya ketika mereka memainkan mainan tersebut. Lewat mainan anak-anak, mereka pun bisa mengembangkan kecerdasan secara optimal. Mom, tiap anak itu cerdas dan memiliki keunikan masing-masing loh. Menurut Thomas Armstrong, seorang ahli pendidikan dari Harvard University, Amerika Serikat bahwa ada delapan jenis kecerdasan anak berdasarkan teori Multiple Intelligences.  Delapan kecerdasan berikut adalah sebagaii berikut ini. mainan anak

1. Kecerdasan linguistik, merupakan kecerdasan yang menunjukkan kemampuan anak dalam berbicara, membaca, maupun menulis.  

Mom, sebaiknya memperhatikan apakah buah hati tertarik dengan kegiatan, seperti membaca dan menulis, banyak berbicara dan suka mendengarkan cerita?  Sebab kecerdasan linguistik erat kaitannya dengan kemampuan anak berbahasa, baik berbicara maupun dengan menulis serta gemar membaca.

2. Kecerdasan kinestetik, bisa dilihat dari keahliannya menggunakan anggota tubuh seperti melompat, menempel, atau mengikat tali.

mainan anak Mom, Si Kecil mungkin sangat aktif, suka bergerak, dan tak bisa diam.   Jika demikian berarti erat kaitannya dengan kecerdasan kinestetik, yakni kemampuan anak dalam menggerakan badannya. Biasanya aktivitas yang disukainya, seperti suka menari, berolahraga atau kegiatan yang menunjukan aktivitas tubuh lainnya.

3. Kecerdasan musikal, yakni kecerdasan anak yang memiliki keingintahuan besar terhadap musik.

Jika anak menyukai musik, bernyanyi atau memainkan alat musik, tandanya dia ada di zona kecerdasan musikal. Tanda lain anak memiliki kecerdasan tipe ini adalah suka menggoyangkan badannya saat ada musik yang sedang didengarnya.

4. Kecerdasan naturalis, yaitu ketika anak cenderung suka bermain di alam dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Nah, buat anak-anak yang suka bermain di alam, peduli dengan hewan dan tumbuhan, tandanya mereka memiliki kecerdasan naturalis. Anak dengan tipe kecerdasan seperti ini biasanya suka diajak pergi ke alam bebas, serta menyukai binatang dan tanaman.

5. Kecerdasan intrapersonal, bisa dilihat ketika anak lebih suka bermain sendiri.

mainan anak Untuk anak yang suka bermain sendiri berarti dia memiliki kecerdasan intrapesonal.  Mom bisa  melihat apakah Si Kecil termasuk dengan tipe yang seperti ini.  Jangan khawatir, anak dengan tipe ini biasanya sudah tahu apa yang diinginkannya.

6. Kecerdasan interpersonal, adalah ketika anak suka bermain dengan banyak orang.

Nah, ini kebalikan dari kecerdasan intrapersonal, di sini anak-anak lebih suka bermain dengan banyak orang dan cenderung menonjol.  Hal itu karena  Si Kecil mampu berinteraksi dengan orang lain.

7. Kecerdasal visual spasial, yakni ketika anak memiliki ketertarikan pada gambar.

Mom bisa melihat apa kesukaan buah hati.  Bila kesukaannya menggambar atau mewarnai sampai bermain dengan balok-balok tandanya anak memiliki kecerdasan visual spasial.            

8. Kecerdasan logika matematika, ketika anak menyukai angka, matematika, sains, serta sesuatu yang berhubungan dengan logika.

mainan anak Anak-anak yang menyukai angka atau berbau sains dan berhubungan dengan logika mempunyai kecerdasan matematika yang baik.  Biasanya anak dengan tipe ini tertarik dengan permainan berhitung, serta memiliki banyak pertanyaan tentang apa yang dilihatnya, seperti “Mengapa bisa terjadi hujan?, Mengapa air laut asin?, dan sebagainya. Dalam mengembangkan kecerdasan majemuk anak, Mom dapat membantunya dengan menstimulasinya lewat mainan. Tidak perlu mainan yang mahal lho, tapi juga bisa menggunakan mainan yang dibuat sendiri. Selain membuat anak menjadi lebih kreatif, juga dapat mengajarkan mereka agar dapat menghargai mainan itu sendiri, karena dibutuhkan kerja keras dan usaha dalam membuatnya. Mom juga dapat melibatkan anak-anak dalam pembuatan mainan, mereka akan excited membantu. mainan anak Oh ya Mom, dalam memilih mainan sebaiknya disesuaikan dengan usia anak ya. Contohnya mainan untuk bayi tentunya tidak sama dengan mainan yang digunakan oleh anak balita. Biasanya mainan untuk anak bayi lebih mengeksplorasi panca inderanya. Karena mereka antusias untuk memegang, menggigit, atau melemparkan mainan tersebut. Mom dapat memilih mainan yang mempunyai warna-warna cerah dan mengeluarkan suara agar bisa merangsang indera pengelihatan dan pendengarannya. Makin besar usia anak, tentunya harus disesuaikan lagi jenis mainan yang diberikan. Yang terpenting dalam memberikan mainan anak-anak harus memperhatikan keamanan bagi mereka. Jangan pilih mainan yang berisiko bisa melukai anak-anak, karena mainan adalah alat belajar yang menyenangkan untuk mereka.]]>

What's Your Reaction?
Kaget
0
Lucu
0
Sedih
0
Suka
0
Terpesona
0
View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2019 Blogger Perempuan Network. All Rights Reserved.

Scroll To Top