Now Reading
Sirkus Pohon – Resensi Novel Andrea Hirata

Sirkus Pohon – Resensi Novel Andrea Hirata

Benci nian aku pada delima itu. Lihatlah pohon kampungan itu, ia macam kena kutuk. Pokoknya berbongkol-bongkol, dahan-dahannya murung, ranting-rantingnya canggung, kulit kayunya keriput, daun-daunnya kusut. Malam Jumat, burung berkelong-kelong berkaok-kaok di puncaknya, memanggil-manggil malaikat maut. Tak berani aku dekat-dekat delima itu karena aku tahu pohon itu didiami hanntu.

Masuk ke cerita, saya tiba-tiba disuguhkan dengan kekesalan si tokoh utama pada sebuah pohon delima. Ia membandingkan delima malang dengan pohon-pohon lain yang tumbuh di pekarangan rumahnya. Alih-alih saya diperkenalkan dengan si tokoh, malah saya terlebih dahulu diperkenalkan dengan si pohon yang di sepanjang cerita nanti seperti tokoh yang tidak bisa dihilangkan keberadaannya.

See Also

Baca Selengkapnya

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top