Now Reading
Perbedaan Osteoporosis dan Osteoarthritis

Perbedaan Osteoporosis dan Osteoarthritis

Perbedaan Osteoporosis dan Osteoarthritis

Kesehatan tulang adalah hal yang sangat membutuhkan perhatian serius. Tulang menopang seluruh tubuh. Dengan adanya tulang dan persendian yang membalut tubuh, kita dapat melakukan degala aktivitas dengan baik, tanpa rasa lelah atau rasa sakit yang berlebihan. Coba bayangkan, saat tulang kita rapuh, saat tulang kita tidak mampu lagi menopang tubuh kita secara maksimal, apa yang akan terjadi? Kegiatan kita sehari-hari bisa terhambat. Kita menjadi tidak leluasa untuk bergerak karena merasa sakit atau lelah.

Penyakit pada tulang biasanya dapat menyerang tulang itu sendiri ataupun menyerang persendian. Penyakit tersebut biasa kita kenal dengan osteoporosis dan osteoarthritis. Ciri-ciri osteoporosis dan osteoarthritis akan dibahas pada bagian selanjutnya.

Osteoporosis

Penyakit pada tulang ini sudah banyak dikenal oleh orang kebanyakan karena iklan produk yang menyembuhkannya sudah menjamur dimana-mana. Namun, sudahkan Anda tahu dengan pasti apa itu osteoporosis?

WHO menyebutkan osteoporosis adalah penyakit tulang sistematik yang ditandai dengan penurunan kualitas dan kepadatan massa tulang.  Hal itu menyebabkan tulang menjadi rapuh dan beresiko mengalami patah tulang.

Manusia memiliki 2 jenis lapisan yang menyusun tulang di seluruh bagian tubuhnya. Penderita osteoporosis memiliki jaringan spons yang melebar yang diakibatkan oleh menipisnya tulang sebelah luar. Oleh karena itu, tulang menjadi mudah retak dan rapuh.

Biasanya, penyakit osteoporosis selalu dikaitkan dengan faktor usia. Seperti yang ditayangkan pada iklan di televisi, orang dengan usia lanjut lama kelamaan akan mengalami bungkuk dan susah berdiri tegak karena tulangnya mulai rapuh. Padahal, kebutuhan kalsium dalam tubuh yang tidak tercukupi merupakan faktor penting yang menyebabkan adanya penyakit ini.

Ciri-ciri yang dimiliki oleh penyakit ini antara lain fraktur (patah tulang), patah tulang pinggul atau pinggang, serta nyeri menahun.

Fraktur (patah tulang) merupakan ciri-ciri gejala osteoporosis yang sering tidak disadari oleh penderita. Biasanya tanda ini diketahui ketika seseorang mengalami kecelakaan atau mengalami penyakit lain yang mengharuskan melakukan tindakan rontgen. Melalui gambar dari foto rontgen inilah baru diketahui adanya fraktur pada penderita.

Patah tulang pinggul atau pinggang. Dua tulang ini merupakan bagian terpenting yang menopang tubuh kita. Patah tulang yang terjadi pada bagian ini bisa dikarenakan tulang yang terlalu lama menopang beban berat tetapi tidak diimbangi dengan asupan kalsium yang cukup.

Nyeri menahun sering dialami oleh penderita osteoporosis. Seringkali, rasa nyeri yang menimpa tulang belakang ini terjadi secara tiba-tiba di daerah sekitar punggung, dan akan semakin terasa nyerinya, ketika penderita mulai berdiri.

Osteoarthritis

Osteroarthritis mungkin menjadi istilah baru yang kita dengar. Masyarakat kebanyakan sering menyebutnya sebagai pengapuran sendi yang disebabkan oleh rematik atau asam urat. Osteoarthritis sendiri merupakan radang pada sendi atau kerusakan pada tulang rawan sendi yang umumnya menyerang lutut dan panggul.

Penyakit ini bukan hanya menyerang orang tua karena faktor usia, tetapi ada penyebab lain yang menyebabkan timbulnya penyakit ini, seperti kelebihan berat badan, adanya cidera, terbentuknya sendi baru yang tidak benar posisinya serta cacar genetik pada tulang sendi.

Ciri-ciri osteoporosis dan osteoarthritis sedikit berbeda. Hal ini dikarenakan, penderita osteoporosis cenderung pada seseorang yang memiliki berat badan yang kurang, sedangkan penderita osteoarthritis menyerang seseorang yang memiliki berat badan berlebih.

Ciri-ciri penyakit ini antara lain adanya rasa nyeri pada sendi yang akan terus terasa ketika kita banyak melakukan gerakan. Jadi, disarankan untuk seseorang yang menderita penyakit ini untuk tidak melakukan olahraga yang berlebihan. Selain itu, penderita juga akan merasakan kekakuan yang berlangsung selama 15-30 menit yang mulai terasa ketika kita baru memulai aktivitas.

Penderita osteoarthritis juga akan merasakan nyeri hebat yang menjalar ke beberapa bagian tubuh, misalnya nyeri pada lutut bisa menjalar ke bagian anus belakang ataupun tungkai atas.

Tentu saja kedua jenis penyakit ini akan lebih dini diketahui ketika kita mengetahui ciri-ciri osteoporosis dan osteoarthritis dengan pasti. Mencari informasi dari berbagai sumber bisa menjadi alternatif yang baik untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit tersebut.

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top