Now Reading
Lagi Hamil Tapi Harus Mudik Naik Pesawat? Mom Harus Perhatikan Peraturan maskapai Berikut  Ini!

Lagi Hamil Tapi Harus Mudik Naik Pesawat? Mom Harus Perhatikan Peraturan maskapai Berikut  Ini!

Banyak yang bertanya apakah ibu hamil boleh naik pesawat? Boleh kok Mom. Jika Mom ingin melaksanakan mudik naik pesawat pada saat kondisi hamil, tentunya kondisi Mom harus fit dan sehat. Namun hal itu tidak cukup memenuhi syarat untuk melakukan penerbangan. Mom harus memperhatikan beberapa persyaratan yang diberlakukan oleh sejumlah maskapai yang ternyata beragam.

Peraturan maskapai Citilink terhadap ibu hamil

Sebelum Mom naik pesawat Citilink maka Mom harus memenuhi peraturan yang mereka tetapkan. Berikut beberapa peraturan yang Citilink terapkan agar ibu hamil tetap bisa terbang.
  1. Pastikan Mom memiliki surat rekomendasi terbang dari dokter. Surat itu biasanya berlaku selama 7 hari sejak tanggal dikeluarkan. Selain itu, Mom juga harus mengisi surat pernyataan yang dikeluarkan oleh Citilink. Surat keterangan hamil ini harus disertakan dalam pendataan penumpang.
  2. Jika usia kehamilan Mom 27 minggu, maka Mom harus menandatangani pernyataan pertanggungjawaban terbatas pada saat saat check-in. Inti dari surat pertanggungjawaban itu adalah membebaskan pihak maskapai dari hal-hal yang tidak diinginkan selama pernerbangan.
  3. Jika usia kehamilan Mom 28-34 minggu, maka Mom diwajibkan menandatangani pernyataan pertanggungjawaban terbatas dan menyertakan surat keterangan medis dari dokter. Mom harus memperhatikan tanggal yang tercantum pada surat tersebut. Jangan sampai melebihi 30 hari sejak tanggal keberangkatan maupun kepulangan.
  4. Jika kehamilan Mom berusia 32 hingga 35 minggu (inklusif) maka penumpang hanya boleh melakukan pernerbangan tidak lebih dari 3 jam (180) menit. Jika lebih dari 35 Minggu maka tidak boleh melakukan penerbangan menggunakan maskapai citilink.

Aturan penerbangan terhadap ibu hamil pada maskapai Garuda Indonesia

Berbeda dengan Citilink, maskapai Garuda Indonesia mempunyai aturan tersendiri untuk penumpang ibu hamil. Berikut ketentuan yang berlaku pada maskapai Garuda Indonesia.
  1. Untuk Mom yang sedang mengalami kehamilan pertama maka Mom diperbolehkan terbang hingga usia kehamilan mencapai 32 minggu. Mom diwajibkan mengisi formulir medis (MEDIF).
  2. Pada saat kehamilan kedua, maka Mom tidak diperbolehkan terbang jika kehamilan sudah mencapai 32 minggu.

Persyaratan yang harus dipenuhi ibu hamil untuk maskapai Air Asia

Untuk maskapai Air Asia ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh penumpang yang sedang hamil. Persyaratan tersebut sebagai berikut ini.
  1. Untuk dapat terbang bersama Air Asia, maka Mom harus menyiapkan surat keterangan dokter. Tapi, surat keterangan dokter tidak boleh melebihi 30 hari dari dari tanggal keberangkatan maupun kepulangan.
  2. Jika usia kehamilan Mom 27 minggu, maka Mom diwajibkan menandatangani Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas pada saat check-in yang membebaskan Air Asia dari pertanggungjawaban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan.
  3. Usia kehamilan 28-34 minggu, Mom diwajibkan menandatangani pernyataan pertanggungjawaban terbatas dan menyertakan surat keterangan medis dari dokter.
  4. Jika usia kehamilan Mom sudah mencapai di atas 35 minggu, maka Mom tidak diizinkan terbang meskipun sudah melampirkan surat keterangan kehamilan dari dokter.

Batik Air, Lion Air, Wings Air, dan Malindo juga punya aturan terhadap penumpang yang hamil

Persyaratan naik pesawat maskapai Batik Air, Lion Air, Wings Air, dan Malindo pun punya aturan sendiri terhadap penumpang yang sedang hamil. Meskipun aturan yang berlaku tidak jauh berbeda, maskapai Lion Grup ini mempunya aturan tersendiri antara lain adalah sebagai berikut.
  1. Jika usia kehamilan Mom sudah di atas 28 minggu maka diwajibkan menyertakan surat keterangan medis. Surat tersebut menyatakan bahwa penumpang sehat secara medis dan dapat ikut dalam penerbangan.
  2.  Mom juga diminta untuk mengisi formulir pertanggungjawaban risiko, Form of Indemnity (FOI). Isi dalam pernyataan tersebut adalah membebaskan maskapai dari pertanggungjawaban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan.

Persyaratan ibu hamil saat naik pesawat Sriwijaya Air dan NAM Air

Jika usia kehamilan Mom sudah mencapai maksimal 32 minggu maka wajib menyertakan surat keterangan dari dokter. Selain itu, Mom juga harus mengisi surat yang tersedia di bandara maupun kantor Sriwijaya. Isi suratnya pun sama dengan maskapai lainnya yang intinya adalah pihak maskapai tidak mau ikut campur dan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu selama penerbangan. *** Jadi, sebelum memesan tiket pesawat sebaiknya Mom mengecek terlebih dahulu persyaratan apa saja yang dilarang dan diperbolehkan untuk ibu hamil. ]]>

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top