Now Reading
Benarkah Ada Penyakit Kulit Berlubang? Cari Tahu Faktanya Sebelum Termakan Hoax ya!

Benarkah Ada Penyakit Kulit Berlubang? Cari Tahu Faktanya Sebelum Termakan Hoax ya!

Penyakit kulit berlubang sangat sering kita dengar ya, Mom.  Apalagi di media internet saat ini, kerap kali gambar kulit berlubang ini ditemukan.  Bahkan penyakit kulit berlubang menjadi heboh. Lantaran banyak orang mengira berdasarkan gambar tersebut, lubang-lubang itu mengeluarkan serangga. Penyakit kulit berlubang sebenarnya ada, namun demikian penampakannya tidaklah seperti yang ramai di media online.  Kulit berlubangnya lebih kelihatan seperti kulit yang kering atau seperti penyakit mata ikan.  Bukan seperti gambaran di internet pada umumnya yang secara jelas, kulit berlubangnya kelihatan ada celah yang dalam.  Bahkan hingga bisa diisi oleh sejenis serangga atau hewan-hewan kecil yang menyembul dari dalam lubang-lubangnya.

Pitted keratolysis adalah penyakit yang menyerang tangan dan kaki hingga kelihatan berlubang, tapi jangan salah paham dulu Mom. Lubangnya tak seperti gambar mengerikan yang seringkali viral itu.

Penyakit yang menyerang kulit tangan dan kaki hingga kulit kelihatan berlubang itu namanya Pitted keratolysis.  Pitted keratolysis disebabkan oleh beberapa spesies bakteri, seperti, Corynebacteria, Dermatophilus congolensis, Kytococcus sedentarius, Actinomyces dan Streptomyces.   Penderita Pitted keratolysis lebih banyak laki-laki daripada perempuan.   Adapun pekerjaan yang berisiko terkena Pitted keratolysis adalah petani, atlit, nelayan, pelaut, pekerja industri, dan orang militer. Akibat adanya infeksi ini membuat telapak kaki mengeluarkan bau yang tidak sedap.  Secara fisiologis entah kaki depan atau tumit atau keduanya menjadi putih dengan lubang yang keluar.  Saat kaki basah penampakannya akan lebih terlihat. Pitted keratolysis sebagian besar mempengaruhi telapak kaki, kaki depan, tumit atau keduanya.  Infeksi jarang terlihat pada telapak tangan. Penampakan Pitted keratolysis di permukaan kulit keputihan dengan beberapa lubang keluar.  Lubang sering menyatu membentuk seperti lubang kawah yang lebih besar.

Gambar yang seringkali kita lihat, yaitu gambar tangan berlubang kecil-kecil dengan lubang yang dalam tidak bisa dipastikan kebenarannya.

Adapun gambar-gambar lubang yang kelihatan menjijikan seperti penyakit kulit berlubang, yang sering viral di internet, kadang kala hanyalah tipuan yang sengaja dibuat.  Apalagi belum dapat dipastikan secara pasti, apakah gambar penyakit kulit berlubang tersebut sesuatu yang nyata. Lebih banyak orang menggabungkan tangan yang berlubang dengan tanaman biji bunga lotus.  Sehingga kelihatan sangat menjijikan dan mengerikan. Belum ada penelitian secara pasti bahwa penyakit kulit berlubang tersebut adalah penyakit yang disebabkan oleh hewan atau serangga. Hal yang terjadi malahan berdampak pada orang yang melihat.   ketika ada seseorang melihat kulit berlubang, orang yang melihat ada yang merasa jijik, cemas, takut, bahkan hingga terkena reaksi fisik, seperti mual, pusing, gatal-gatal bahkan jantung berdebar.  Jika Mom ada kecenderungan mengalami reaksi teramat jijik, hingga berdampak secara fisiologis ketika melihat penyakit kulit berlubang, kemungkinan besar Mom mengalami fobia. Fobia ini bernama trypophobia.

Trypophobia adalah penyakit psikologis yang terjadi mungkin karena ada trauma di masa lalu.

Seperti pada umumnya fobia, penyakit trypophobia ini adalah penyakit psikologis yang dasarnya adalah ketakutan.   Ketakutan dalam penyakit trypophobia adalah ketika melihat  lubang-lubang yang asimetris.  Apa saja lubang-lubang asimetris itu?  Lubang tersebut bisa apa saja, seperti seperti biji bunga lotus, gelembung soda, sarang lebah, buih, spons, atau sesuatu yang berpori-pori besar, dan sejenisnya. Ketakutan atau perasan fobia tersebut mungkin berkaitan dengan adanya kejadian yang tidak mengenakan di masa lampau.  Boleh jadi ketika masa kecil penderita mengalami trauma. Pada penderita trypophobia, bisa jadi dahulunya pernah mengalami sesuatu dengan lubang, seperti jatuh atau menemukan hal yang menjijikan bahkan menakutkan dari dalam lubang.  Sehingga dalam alam bawah sadarnya sudah menciptakan kesan bahwa lubang berbahaya. Akibatnya, ketika melihat lubang-lubang tersebut perasaan menjadi tak nyaman, bahkan cenderung menganggu.

Mengobati trypophobia yang sudah sangat mengganggu apalagi mempengaruhi kondisi fisik, segera lakukan konsultasi psikolog ya Mom.

Fobia yang sangat menganggu harus segera diobati.  Walaupun tidak semua fobia harus diobati. Tergantung pada skala besar kecilnya.   Apabila penyakit trypophobia sudah menganggu tak hanya psikis, tapi hingga masuk gangguan fisik, maka sebaiknya segeralah untuk mengonsultasikan perihal gangguan tersebut ke pihak yang tepat. Terapi yang bisa dijalankan untuk mengatasi gangguan pada penyakit kulit berlubang biasanya sama dengan terapi mengatasi fobia pada umumnya.  Terapi bisa menggunakan cara hipnoterapi, konseling, terapi kognitif, terapi perilaku, dan terapi perilaku kognitif. Jika fobia ini terjadi pada Mom, coba komunikasikan juga kepada keluarga dan teman-teman dekat perihal ketakutan akan lubang.  Siapa tau mereka juga akan mendorong dan membantu Mom untuk keluar dari permasalahan Mom. Hal yang juga penting adalah Mom juga harus meyakinkan diri untuk segera terlepas dari fobia tersebut.  ]]>

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top