Now Reading
Pentingnya Vaksin Pencegah Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Pencegah Kanker Serviks

Mengenal Kanker Serviks

Apa vaksin pencegah kanker serviks yang paling efektif? Pertanyaan tersebut akhir-akhir ini semakin ramai dipertanyakan. Kanker serviks memang telah menghantui masyarakat khususnya kaum hawa. Betapa tidak, setiap tahun lebih dari 500 ribu wanita meninggal dunia akibat kanker serviks. Kanker serviks sendiri merupakan kanker yang ditemui pada ujung bagian bawah rahim atau di sebelah atas vagina. Penyakit ini tidak menunjukkan gejala yang spesifik. Bila ditemui gejala khusus maka kanker serviks bisa dipastikan sudah berkembang pada stadium lanjut. Tidak heran bila penyakit kanker mulut rahim ini juga disebut silent killer karena perkembangannya cukup sulit dideteksi.

Kanker serviks termasuk kanker yang ganas. Adapun sebagian besar kanker serviks disebabkan karena infeksi HPV (Human Papilloma Virus). Sebetulnya dari proses infeksi HPV sampai menjadi kanker membutuhkan waktu yang tidak sebentar, bahkan bisa mencapai 10 hingga 20 tahun lamanya. HPV tersebut pun dapat ditularkan secara mudah melalui hubungan seksual. Akan tetapi, perlu Anda ketahui bahwa tidak semua HPV berisiko pada kanker serviks. Tepatnya hanya HPV berisiko tinggi seperti tipe 16 dan 18 yang dapat menyebabkan kanker serviks. Untungnya infeksi HPV kini dapat dicegah dengan vaksin pencegah kanker serviks, yakni vaksin HPV.

Mencegah dengan Vaksin HPV

Vaksin HPV diketahui cukup efektif mencegah penyakit atau kanker yang disebabkan oleh infeksi HPV. Menurut hasil riset CDC External Web Site Icon didapati bahwa vaksin pencegah kanker serviks tersebut dapat menurunkan angka infeksi virus HPV. Penyakit kelamin lain seperti kutil kelamin juga dapat dihindari melalui pemberian vaksin HPV. Guna mendapat manfaat yang maksimal vaksin pun disarankan rutin diberikan sebanyak 3 kali suntikan dalam waktu 6 bulan. Vaksin diberikan untuk upaya pencegahan dan bukan pengobatan. Vaksin HPV bekerja efektif pada wanita semua umur, asal sebelumnya wanita tersebut belum terinfeksi HPV. Meski diketahui efektif mencegah perkembangan kanker serviks, tetapi pemberian suntikan vaksin HPV ini memiliki efek samping menimbulkan pusing dan terkadang pingsan.

Vaksin pencegah kanker serviks juga dapat diberikan pada anak laki-laki dan perempuan khususnya setelah anak memasuki usia 11 dan 12 tahun. Vaksin HPV dapat Anda peroleh di dokter kandungan, dokter anak untuk kelompok umur anak, dan bisa juga di dokter umum. Di Indonesia, sejumlah institusi kesehatan dan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia telah memiliki kebijakan pemberian vaksin berdasar rekomendasi dari US CDC. Jadwal pemberian vaksin HPV pun sudah disesuaikan dengan situasi dan kondisi di Indonesia. Oleh karena itu, lakukan pemeriksaan secara rutin dan berkala. Ingat mencegah lebih baik daripada mengobati karena kesehatan Anda adalah prioritas utama.

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top