Now Reading
[Part 4] Dua Lelaki

[Part 4] Dua Lelaki

Tiga bulan berlalu sejak hari dimana Papa mengatakan sesuatu yang sangat mengejutkan. Perceraian Papa dan Mama pun berjalan lancar, kini mereka telah resmi bercerai. Papa memilih pindah ke luar kota untuk memperluas bisnisnya, sedangkan aku dan Mama masih tetap di Jakarta, di rumah yang sama. Meskipun menyakitkan, perlahan aku mulai dapat menerima kenyataan pahit ini. Setidaknya kini aku sering melihat Mama tersenyum dengan tenang, seolah tanpa beban.

“Ma, aku berangkat dulu yaa”.

“Iya sayang, hati-hati yaa. Salam buat Devon.” ucap Mama yang sambil tetap merapihkan tas kerjanya.

“Iyaa Ma” ucapku yang kini telah keluar dari rumah dan menuju pintu gerbang.

See Also

Kulihat Devon yang sedang menunggu diatas motor sambil sesekali memperbaiki rambutnya.

Baca Selengkapnya

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top