Now Reading
Obesitas pada Anak Membawa Resiko

Obesitas pada Anak Membawa Resiko

Anak-anak sangat menyukai makanan atau minuman yang manis, misalnya seperti coklat, permen, susu, dan sebagainya. Selain itu, anak sangat menyukai camilan. Banyak orang tua yang mengeluh anaknya tidak nafsu makan karena mereka merasa sudah kenyang dengan jajanan yang telah mereka makan. Di samping itu, banyak anak-anak yang hanya menyukai lauk tertentu saja seperti telur, daging, ikan, dan sebagainya. Mereka juga kurang menyukai sayuran.

Perlu Anda ketahui bahwa jika Anda memanjakan anak-anak Anda dengan jajanan yang mereka sukai dapat berakibatkan fatal. Salah satunya obesitas pada anak. Obesitas tidak hanya terjadi pada orang dewasa. Apa itu obesitas?

Obesitas merupakan masalah kondisi tubuh yang terlalu banyak lemak menumpuk di semua bagian tubuh. Hal yang paling tampak pada penderita obesitas, yaitu berat badan abnormal untuk usia tertentu. Obesitas dapat mengganggu aktivitas bagi penderitanya, selain itu juga berdampak buruk untuk tubuh penderita. Apalagi jika anak-anak yang menderita obesitas, mereka akan terganggu untuk bermain dengan teman sebayanya.

Berikut ini penyebab obesitas pada anak:

  1. Terlalu banyak makan cemilan

Anak-anak sangat menyukai aktivitas makan. Terlebih lagi mereka sangat menyukai makanan atau minuman yang manis dan gurih. Hal tersebut sangat rawan menyebabkan obesitas. Kandungan pada camilan tersebut dalam jangka panjang dapat berdampak buruk bagi tubuh. Makanan memang menjadi penyebab obesitas pada anak yang paling dominan.

  1. Kurang beraktivitas

Kurangnya anak melakukan aktivitas dapat menyebabkan obesitas. Akibat tubuh anak kurang bergerak sehingga banyak lemak yang menempel pada tubuh dan mengalami penumpukan. Lemak tersebut tidak mengalami proses pembakaran menjadi energi. Jangan biasakan anak Anda menonton televisi terlalu lama apalagi sambil mengemil.  Rutinlah mengajak anak Anda untuk olahraga pada pagi hari untuk mencegah obesitas.

  1. Riwayat keluarga mengidap obesitas

Jika orang tua mengalami kelebihan berat badan maka dapat menurun kepada anaknya karena pembawaan hormon dari orang tuanya. Jika pola makan dan gaya hidupnya tidak diatur, anak akan rawan terkena obesitas.

Tahukah Anda, resiko obesitas pada anak dapat menimbulkan masalah yang serius dan membahayakan? Contoh saja, anak akan mudah terkena penyakit diabetes, serangan jantung, tekanan darah tinggi, dan pernapasan.

Untuk meghindari obesitas pada anak, Anda dapat melakukan beberapa kiat berikut ini:

  1. Tidak memberikan makanan sebagai hadiah.
  2. Mengatur pola makan yang sehat dan bergizi, selain itu mengatur waktu makan yang tepat untuk anak Anda.
  3. Mengajak anak untuk melakukan aktivitas.
  4. Mengatur waktu tidur anak dengan baik.
  5. Rutin mengajak anak untuk olahraga
  6. Mengawasi anak ketika anak menonton televisi. Pastikan anak tidak terlalu lama menonton televisi atau bermain game.
View Comments (2)
  • nice info mbak..
    kita memang mungkin senang lihat anak gemuk, sehat, dan lucu, tapi mereka sedang terancam penyakit yang cukup serius yang tentunya gak baik untuk perkembangan anak.
    sebagai negara dengan tingkat obesitas terendah di dunia, kita harunya bisa belajar dari Jepang mba, dengan ngikutin gaya hidup dan pola makan sehat mereka khususnya buat anak.
    ini sekedar share aja, gimana rahasia mereka (orang Jepang) menghindari obesitas khususnya pada anak: http://ow.ly/XVjmX
    kalau berkenan boleh mampir lho..
    terima kasih infonya..

  • satu lagi, jangan membiasakan anak untuk jajan, atau terlalu sering dikasih uang untuk jajan. sepupu saya juga sempat mengalami obesitas, sampai harus disuruh diet sama dokter 🙁

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top