Now Reading
Nayya Nayyu di Suatu Pagi

Nayya Nayyu di Suatu Pagi

Aku bisa mendengar angin yang begitu lirih, membawa aroma segala musim. Ada alunan nada yang lembut seperti menari bersama angin yang menerpa wajahku, dan helai rambutku pun ikut meliuk-liuk ditingkahi sinar mentari pagi.

Aku menengadah membayangkan berkas-berkas cahaya, tampak ribuan kilau permata menyilaukan. Mataku menyipit, dalam pandangan yang terbatas aku masih mencari yang ingin kulihat, namun entahlah, aku hanya mendengar suara angin serupa tetesan hujan yang jatuh.

See Also

Baca Selengkapnya

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top