Now Reading
Mengenal Lebih Jauh Tentang Diabetes Insipidus

Mengenal Lebih Jauh Tentang Diabetes Insipidus

Kita biasa mendengar tentang penyakit diabetes.  Apakah penyakit diabetes itu sama dengan diabetes Insipidus?   Diabetes insipidus sendiri berbeda dengan diabetes melitus. Diabetes melitus adalah penyakit jangka panjang yang ditandai dengan kadar gula darah di atas normal. Diabetes insipidus, pada lain sisi tidak terkait dengan kadar gula dalam darah.Diabetes insipidus adalah kondisi yang cukup langka, dengan gejala selalu merasa haus dan pada saat bersamaan sering membuang air kecil dalam jumlah yang sangat banyak. Jika sangat parah, penderitanya bisa mengeluarkan air kencing sebanyak 20 liter dalam sehari.  Meskipun cukup langka terjadi tapi penyakit yang satu ini perlu dikenali lebih baik.

 

Penyebab Diabetes Insipidus

Terjadinya diabetes insipidus dikarenakan gangguan pada hormon antidiuretik(antidiuretic hormone/ADH) yang mengatur jumlah cairan dalam tubuh. Hormon antidiuretik ini membantu mempertahankan air di dalam tubuh dengan mengurangi jumlah cairan yang terbuang melalui ginjal dalam bentuk urine.Yang menyebabkan terjadinya diabetes insipidus adalah produksi hormon antidiuretik yang berkurang atau ketika ginjal tidak lagi merespons seperti biasa terhadap hormon antidiuretik. Akibatnya, ginjal mengeluarkan terlalu banyak cairan dan tidak bisa menghasilkan urine yang pekat. Orang yang mengalami kondisi ini akan selalu merasa haus dan minum lebih banyak karena berusaha mengimbangi banyaknya cairan yang hilang.

 

Diabetes insipidus sendiri terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu:

  • Diabetes insipidus kranial. Diabetes insipidus jenis ini yang paling umum terjadi. Disebabkan tubuh tidak memiliki cukup hormon antidiuretik yang disebabkan oleh kerusakan pada hipotalamus atau pada kelenjar pituitari. Kerusakan yang terjadi bisa diakibatkan oleh terjadinya infeksi, operasi, cedera otak, atau tumor otak.
  • Diabetes insipidus nefrogenik. Diabetes insipidus jenis ini muncul ketika tubuh memiliki hormon antidiuretik yang cukup untuk mengatur produksi urine, tapi organ ginjal tidak merespons terhadapnya. Kondisi ini mungkin disebabkan oleh kerusakan fungsi organ ginjal atau sebagai kondisi keturunan.

Jika Anda mengalami gejala diabetes insipidus, seperti selalu merasa haus dan buang air kecil melebihi dari biasanya, sebaiknya segera temui dokter. Mungkin yang Anda alami bukan diabetes insipidus, tapi akan lebih baik untuk mengetahui penyebabnya.

Orang dewasa buang air kecil sebanyak 4-7 kali dalam sehari, sedangkan anak kecil melakukannya hingga 10 kali dalam sehari. Hal ini dikarenakan kandung kemih anak-anak berukuran lebih kecil. Dokter akan melakukan beberapa tes untuk mengetahui penyebab pastinya dan diagnosis terhadap kondisi yang dialami.

 

Gejala utama dari diabetes insipidus adalah selalu merasa haus dan sering buang air kecil dalam jumlah banyak. Anda akan selalu dihantui perasaan haus meski sudah minum banyak sekali air.Gejala yang muncul di atas bisa mengganggu aktivitas sehari-hari maupun pola tidur Anda. Akibatnya akan muncul rasa lelah, mudah marah, dan sulit untuk berkonsentrasi dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

 

Di bawah ini adalah beberapa penyebab paling umum dari diabetes insipidus, yaitu:

  • Sekitar 16 persen kasus diabetes insipidus kranial disebabkan karena cedera kepala parah yang merusak hipotalamus atau kelenjar pituitari.
  • Sekitar 20 persen kasus diabetes insipidus kranial disebabkan karena komplikasi akibat operasi otak yang merusak hipotalamus atau kelenjar pituitari.
  • Sekitar 25 persen kasus diabetes insipidus kranial disebabkan karena tumor otak yang merusak hipotalamus atau kelenjar pituitari.

 

Berikut ini beberapa penyebab diabetes insipidus kranial yang lebih jarang terjadi.

  • Kanker otak.
  • Kekurangan oksigen pada otak misalnya akibat stroke.
  • Terjadinya infeksi yang merusak otak, misalnya ensefalitis dan meningitis.
  • Sindrom Wolfarm merupakan kelainan  genetik langka yang bisa menyebabkan kehilangan pandangan.

 

Diabetes Insipidus tidak terjait dengan kadar gula darah,  namun demikian penyakit ini termasuk penyakit yang perlu dicermati karena terkait dengan organ penting tubuh lainnya yaitu ginjal.  Karenanya mulailah segera pola hidup sehat untuk menghindari berbagai gangguan penyakit.

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top