Now Reading
Mom, Jangan Abai! Segera Lakukan Hal Ini untuk Mengurangi Risiko Kanker Payudara

Mom, Jangan Abai! Segera Lakukan Hal Ini untuk Mengurangi Risiko Kanker Payudara

Kanker payudara adalah salah satu dari beberapa jenis kanker yang cukup banyak diderita oleh para perempuan di seluruh dunia,  termasuk di Indonesia. Berdasarkan data sampai dengan tahun 2014, Kementerian Kesehatan (Kemkes) mencatat dari sekian banyak kanker yang menyerang penduduk Indonesia, kanker payudara dan kanker leher rahim (serviks) tertingi kasusnya di seluruh Rumah Sakit (RS). Berdasarkan Sistem Informasi RS (SIRS), jumlah pasien rawat jalan maupun rawat inap pada kanker payudara terbanyak yaitu 12.014 orang (28,7%) dan kanker serviks 5.349 orang (12,8%).  Melihat pada data tersebut maka perlu sekali Mom mengenali lebih jauh tentang kanker jenis ini.

Sel dalam tubuh pengidap kanker akan berkembang secara tidak wajar dan bisa menjalar ke bagian tubuh lain.

Sel-sel dalam tubuh kita biasanya tumbuh dan berkembang biak secara teratur. Sel-sel baru hanya terbentuk saat dibutuhkan. Tetapi proses dalam tubuh pengidap kanker akan berbeda.Proses tersebut akan berjalan secara tidak wajar sehingga pertumbuhan dan perkembangbiakan sel-sel menjadi tidak terkendali. Sel-sel abnormal tersebut juga bisa menyebar ke bagian-bagian tubuh lain melalui aliran darah. Inilah yang disebut kanker yang mengalami metastasis. Jika terdeteksi pada stadium awal, kanker dapat diobati sebelum menyebar ke bagian tubuh lain.

Deteksi dini pada penyakit kanker payudara sangat penting, karena perawatanya akan jauh lebih mudah.

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang berkembang dari sel-sel payudara. Kanker payudara biasanya dimulai dari lapisan dalam saluran susu atau lobulus. Kanker payudara yang dimulai dalam lobulus dikenal sebagai karsinoma lobular, sementara yang terjadi dalam saluran susu disebut karsinoma duktal. Sebagian besar kanker payudara mempunyai prognosis yang lebih baik jika dilakukan perawatan pada fase awal perkembangannya. Oleh karena itu, deteksi dini dari tanda dan gejala kanker payudara akan sangat penting, apalagi pada wanita dengan risiko tinggi terkena kanker payudara.

Jika terjadi benjolan di sekitar payudara Mom, sebaiknya Mom mulai curiga. Oleh karena benjolan di payudara bisa jadi tanda kanker.

Gejala awal kanker payudara ini biasanya ditandai dengan penebalan suatu area dari jaringan di payudara wanita, atau terkadang ditemui benjolan. Walaupun mayoritas benjolan bukanlah kanker, namun, bila menemui benjolan di payudaranya, seorang wanita harus segera memeriksakan diri ke ahli kesehatan. Menurut National Health Service, Inggris, wanita yang mendeteksi tanda-tanda atau gejala berikut harus segera memeriksakan diri.
  • Adanya benjolan di payudara.
  • Rasa sakit di ketiak atau payudara yang tampaknya tidak terkait dengan periode menstruasi.
  • Pitting atau kemerahan pada kulit payudara; terkadang seperti kulit jeruk.
  • Ruam di sekitar (atau diatas) salah satu putting.
  • Pembengkakan (benjolan) di salah satu ketiak.
  • Penebalan sebuah area dari jaringan di payudara.
  • Salah satu puting mengelupas, kadang-kadang mungkin mengandung darah.
  • Perubahan puting dalam penampilan, mungkin menjadi cekung atau terbalik.
  • Perubahan ukuran atau bentuk payudara.
  • Kulit puting susu atau kulit payudara mulai mengelupas, bersisik atau menyerpih..
Apabila wanita mendeteksi adanya satu saja dari gejala-gejala tersebut diatas, maka sangat dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter spesialis untuk bisa mendapatkan pemeriksaan lanjutan.

Mom juga bisa mengurangi risiko terhadap kanker payudara dengan menjalankan hidup sehat.

Berikut ini adalah hal-hal yang bisa Mom lakukan untuk mengurangi risiko terkena kanker payudara,   yaitu :
  • Berhenti atau mengurangi drastis kebiasaan mengonsumsi alkohol dan merokok.
  • Lakukan olahraga rutin.
  • Jalani pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan sehat.
  • Jauhi stress.
  • Susui anak Mom, sebab kelenjar susu yang aktif akan mengurangi risiko terkena kanker payudara.
  • Rutinlah memeriksa payudara Mom sendiri untuk mengenali adanya gejala-gejala di atas atau bila ada perubahan pada payudara Mom.
Kanker adalah salah satu penyakit dengan risiko kematian yang cukup besar.  Hal ini terutama karena kita seringkali mengabaikan gejala-gejala awal yang ditampilkan tubuh kita.  Untuk menghindari terkena kanker, khususnya kanker payudara, mari mulailah mengubah hidup Mom dengan pola hidup sehat.  ]]>

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top