Now Reading
Ini yang Terjadi Ketika Mom Hamil 18 Minggu

Ini yang Terjadi Ketika Mom Hamil 18 Minggu

Pada kehamilan yang telah memasuki usia 18 minggu, tentunya janin Mom menjadi semakin membesar dan berkembang. Begitu pula dengan tubuh Mom. Berbagai gejala yang cukup menyiksa, seperti mual, kelelahan, pusing ,dan muntah juga mulai berkurang. Kehamilan 18 minggu atau 4 bulan yang bisa dibilang sudah cukup kuat, mungkin menjadi sebuah kepastian bagi Mom dan keluarga untuk memberitahukan kerabat atau teman-teman bahwa Mom dan pasangan sedang dalam masa yang berbahagia.

Pada janin usia 18 minggu sudah memiliki tanda-tanda. Mom bisa melakukan beberapa hal agar janin juga merasa nyaman.

Janin yang telah berusia 18 minggu telah memiliki ukuran hingga 13 cm dan berat sekitar 190 gram. Kenaikan ukuran dan berat ini menunjukkan perkembangan yang baik dari buah hati Mom. Di usia ini, bayi Mom mulai belajar banyak hal. Misalnya pergerakan dada yang naik turun seolah bernafas, walaupun sebenarnya bayi Mom belum bisa bernafas, hanya cairan amion yang dihirupnya. Pada kulitnya juga mulai tampak banyak pembuluh darah di seluruh tubuh. Jika dilihat, mungkin bentuk tubuhnya hampir sempurna karena memang sebagian besar organ sudah mulai terbentuk. Telinganya juga sudah mulai terbentuk walau belum memiliki bentuk sempurna. Meskipun bentuk telinga bayi belum sempurna, namun pendengarannya mulai berfungsi. Ia dapat mendengar suara yang berasal dari dunia luar, termasuk suara Mom sehingga suara Mom maupun pasangan sudah tidak asing lagi baginya. Di saat ini juga lah pasangan orang tua sudah mulai dapat membantu bayi mendengarkan hal – hal yang positif yang dapat membantu tumbuh kembang sang bayi, salah satu hal yang dapat di lakukan sang ibu adalah dengan mendengar lagu – lagu atau musik – musik klasik yang di percaya dapat membantu perkembangan otak sang bayi. Dan juga sangat di anjurkan untuk para calon orang tua untuk tidak meninggikan suara atau pun berkelahi mulai memasuki usia kehamilan 18 minggu karena hal tersebut juga dapat mempengaruhi kestabilan emosi bayi nantinya. Untuk gerakan janin, akan terasa pada usia kehamilan memasuki 20 minggu. Mom akan merasakan tendangan maupun pukulan dari si Kecil. Semakin berkembang maka semakin aktif pula gerakannya. Mom dan pasangan pun akan semakin penasaran dengan perkembangan bayi sehingga biasanya akan lebih rajin melakukan pemeriksaan USG. Melalui USG, Mom dapat melihat gerakan bayi, seperti menendang bahkan mengisap jempolnya. Biasanya dokter akan memberikan foto hasil USG kepada Mom untuk dibawa pulang. Dalam kehamilan 18 minggu, Mom juga akan semakin sulit tidur karena bayi sudah mulai aktif di malam hari. Posisi tidur pun juga semakin sulit. Di trimester kedua ini, posisi tidur yang paling baik bagi Mom adalah posisi miring. Sebaiknya hindari tidur dengan posisi telentang karena posisi tersebut dapat menekan organ dalam Mom sehingga Mom merasa sesak nafas.

Meskipun karena kehamilan Mom jadi sering lapar, ada baiknya Mom tetap memperhatikan nutrisi dan porsi yang tepat agar tak terjadi obesitas.

Selain sulit tidur, Mom juga akan lebih sering lapar karena janin membutuhkan lebih banyak asupan makanan untuk berkembang. Perbanyaklah frekuensi makan Mom namun dengan porsi sedikit agar Mom dan bayi Mom tidak mengalami obesitas. Adapun nutrisi yang harus Mom penuhi di usia kehamilan 18 minggu adalah.
  1.       Vitamin A
Di usia 18 minggu, bayi sangat memerlukan vitamin A untuk perkembangan matanya. Retina bayi mulai peka terhadap cahaya dari luar sehingga sangat memerlukan vitamin A untuk kesehatan matanya. Vitamin A bisa didapat dari wortel, tomat, dan ikan.
  1.       Kalsium
Tubuh bayi yang hampir sempurna sangat memerlukan kalsium dalam jumlah yang cukup tinggi. Tulang rusuk bayi pada usia 18 minggu sudah mulai mengeras sehingga ia akan menyerap banyak kalsium dalam pembentukannya. Bayi Mom akan menyerap kalsium dari tubuh Mom jika ia tidak mendapat asupan kalsium yang cukup, maka dari itu sebaiknya konsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi seperti susu, sayuran hijau, atau yoghurt.
  1.       Omega 3
Otak bayi yang terus berkembang sangat memerlukan omega 3 agar perkembangan otak lebih optimal. Konsumsi ikan daripada daging atau ayam karena ikan memiliki kandungan omega 3 yang cukup tinggi.
  1.       Zat besi
Dalam pross pembentukan tubuh diperlukan banyak sel darah merah dan oksigen sehingga bayi sangat memerlukan zat besi. Konsumsi sayuran hijau atau suplemen penambah zat besi untuk menghindari anemia. Memasuki usia kehamilan 18 minggu memang menjadi suatu momen yang mendebarkan. Bagaimana tidak, Mom akan mempelajari lebih banyak hal mengenai bayi dan tubuh Mom sendiri. Bahkan mungkin Mom dan pasangan sudah tidak sabar menunggu kedatangan sang buah hati sehingga telah mulai mempersiapkan pakaian dan kamar si Kecil. Selalu lakukan gaya hidup sehat dan makan makanan yang bergizi agar bayi Mom juga berkembang dengan baik dan sehat. Keep healthy for a healthy baby, MOM.  ]]>

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top