Now Reading
Impian Yang Masih Selalu Diperjuangkan

Impian Yang Masih Selalu Diperjuangkan

Di usia 30++ ini, rasanya saya sudah terlalu lama hidup di dunia ini.
Terlebih dengan status saya sekarang yang sudah punya 2 anak, karir tidak sesemerlang yang orang tua impikan.
Kadang ingin berhenti bermimpi, dan pasrah menerima apa yang bakal terjadi.

Namun, setiap kali saya memutuskan untuk pasrah, dalam artian gak mau lagi sibuk berusaha dengan bersusah payah, hanya berusaha hidup senormalnya saja.
Bangun pagi, mengurus anak, urus rumah, temani anak main, layani suami dan tidur, lalu repeat.
kalau sedih ya nangis, marah ya marah, senang ya tertawa. Sebagaimana mestinya saja.

Sebuah ingatan selalu mencolek saya, mengingatkan akan banyak hal yang ingin saya wujudkan dalam hidup ini.
Impian-impian yang sudah saya ubah menjadi lebih sederhana.

Baca Selengkapnya

View Comment (1)
  • Saya aminkan doa dan harapan Mbak Rey agar impian di atas terwujud. Jangan lupa ikhtiar dan yakin. Sabar untuk beroleh kesabaran. Anak saya juga baru satu dan kerap bikin mamahnya mendadak galak kalau nakal atau tak disiplin. Yah, tak mudah bikin anak patuh. Kuncinya kedekatan dan kasih sayang intens yang harus diperjuangkan. Meski hasilnya patuh kadang-kadang, he he.
    Tetap melihat ke bawah agar semua tak terasa berat.
    Dengan bersyukur beban hidup jadi terasa ringan, selalu ada jalan dan ketenangan.
    Impian saya juga ingin jadi ibu dan istri yang sabar. Anak dan suami adalah pribadi unik yang istimewa. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Kita saja di mata mereka bisa dianggap kurang juga, syukurnya jika mereka menghargai kelebihan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top