Now Reading
Dear Mom, Jangan Takut Melahirkan Normal Ya!

Dear Mom, Jangan Takut Melahirkan Normal Ya!

Ketika usia kandungan sudah menginjak trimester ketiga kehamilan, beberapa Mom mungkin akan merasa gugup.  Gugup tersebut dikarenakan Mom menghadapi persalinan yang sudah semakin dekat. Bahkan banyak Mom yang takut untuk melahirkan normal. Sebab sering mendengar banyak orang mengatakan kalau proses melahirkannya terasa mengerikan dan menyakitkan.        Tidak perlu khawatir sebenarnya, Mom. Banyak sekali loh, Mom yang sedang menunggu kehadiran buah hati tercinta dan bercita-cita melahirkan normal.  Meskipun baik normal maupun sesar, sudah hal lumrah proses melahirkan menimbulkan rasa sakit.  Namun, Mom tidak perlu merasa takut.  Agar proses menanti kelahiran jadi terasa lebih rileks, Mom bisa minta orang terdekat untuk menemani dan memberikan dukungan. Sebelum persalinan tiba, pada umumnya wanita hamil akan melalui tiga tahap persalinan yang masing-masing mempunyai tanda sendiri yang berbeda.

Tahap pertama, mulai terjadi kontraksi dari yang ringan hingga makin kuat dengan waktu yang tak tentu. Tetap tenang ya Mom, jangan stres.

Pada tahap ini sudah mulai terjadi kontraksi untuk membuka serviks secara bertahap dari 1 cm hingga 10 cm. Tahapan ini memakan waktu  yang tidak tentu, ada yang berlangsung dalam hitungan jam, namun ada juga yang bisa makan waktu hingga berhari-hari. Kontraksi yang dialami pun akan berlangsung secara bertahap. Awalnya terasa ringan dan sekilas saja, lama kelamaan terasa makin kuat dan membuat tidak nyaman serta merasakan nyeri. Proses melahirkan memang melelahkan, tapi usahakan Mom tetap rileks ya agar tidak stres. Siapkan tenaga untuk melahirkan dengan cukup beristirahat sebelumnya, dan tidak lupa untuk makan serta minum yang cukup agar lebih kuat.

Tahap kedua, sudah ada tanda-tanda Mom siap untuk melahirkan.  Di saat ini patuhi dokter atau bidan dalam menginstruksikan cara mengejan yang benar. Jika diperlukan, mereka akan mengambil tindakan untuk mempercepat terbukanya jalan lahir.

Setelah bukaan mencapai 10 cm, ini tandanya Mom sudah siap untuk melahirkan dan siap untuk mendorong bayi keluar dengan proses mengejan yang benar. Atur napas dengan teratur, biasanya dokter atau bidan akan menginstruksikan kapan saat yang tepat untuk mengejan dan kapan berhenti mengejan. Diperlukan beberapa kali dorongan agar bayi keluar dengan sempurna. Untuk mempercepat terbukanya jalan lahir, kadang-kadang dokter melakukan Episiotomi atau menyayat otot perineum yaitu untuk memperlebar vagina agar memudahkan bayi keluar. Tidak perlu khawatir, Momi akan disuntik supaya tidak merasakan sakitnya, dan nantinya bekas episiotomi ini akan dijahit kembali.

Tahap ketiga, bayi sudah keluar namun Mom harus mengeluarkan plasenta.  Tetap akan ada kontraksi tapi tidak terlalu kuat.

Di tahap ini, Mom sudah bisa bernapas lega, karena bayi sudah keluar. Namun, Mom perlu mengeluarkan plasenta dari rahim terlebih dahulu.  Setelah plasenta dikeluarkan barulah proses melahirkan benar-benar selesai. Kontraksi masih akan terasa, tapi tidak terlalu kuat sebagaimana layaknya bayi akan keluar. Kontraksi pada tahap ini berguna untuk mengeluarkan plasenta. Prosesnya pun sama, yaitu dengan mengejan untuk mengeluarkan plasenta. Sebenarnya ada cara yang dapat membantu Mom agar saat melahirkan normal bisa mengurangi rasa sakitnya. Tentunya harus berkonsultasi dulu dengan dokter kandungan sebelum menentukannya. Menggunakan obat pereda rasa sakit bisa menjadi salah satu cara meringankan rasa nyeri ketika akan melahirkan. Obat bius lokal bisa digunakan saat diperlukan jahitan di daerah sekitar vagina setelah proses episiotomi dilakukan. Sedangkan obat bius regional atau disebut juga epidural biasa digunakan untuk mengurangi rasa sakit ketika persalinan. Pada beberapa kasus persalinan, dapat menggunakan obat bius total, namun ini membuat Mom akan tertidur selama proses persalinan dan tidak dapat melihat bayi setelah melahirkan. Artinya Mom tidak dapat menerapkan prosedur IMD pada bayi. Mom, melahirkan normal merupakan proses alami yang biasa terjadi pada wanita. Jadi tidak perlu takut untuk menjalaninya ya. Semangat dan berdoa semua bisa dilalui dengan lancar dan selamat.  ]]>

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top