Now Reading
Penting! Kenali Ciri-Ciri Penyakit HIV Ini agar Bisa Lebih Hati-Hati

Penting! Kenali Ciri-Ciri Penyakit HIV Ini agar Bisa Lebih Hati-Hati

Mungkin Mom  tidak terlalu sadar dengan ciri-ciri penyakit HIV.  Namun sering Mom mendengar istilah virus HIV di masyakarakat. Virus HIV adalah kependekan dari human immunodeficiency virus.  Virus ini yang menyebabkan seseorang terkena penyakit AIDS. Lalu, apa sebenarnya AIDS itu, Mom? AIDS (acquired immunodeficiency syndrome) adalah sekumpulan gejala penyakit (sindrom) yang disebabkan oleh virus HIV. Penyakit ini mengubah sistem kekebalan tubuh, membuat orang lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit. Kerentanan ini akan memburuk saat sindrom berlangsung.    Meskipun nama penyakitnya adalah AIDS, namun kebanyakan orang sering menyamakan penyakit HIV dengan AIDS.  Ciri-ciri penyakit HIV dapat diamati. Namun demikian harus ada tes dan konsultasi dokter untuk mengetahui ciri-ciri penyakit HIV lebih dalam.   Penyakit HIV bisa menjadi penyakit yang berbahaya, apalagi jika komplikasi dan menjadi penyakit AIDS. Penyakit ini akan melemahkan sistem imun atau kekebalan tubuh kita. Akibatnya kita akan lebih mudah terserang segala macam penyakit.   Akan tetapi, penyakit HIV sulit untuk diketahui pada tahap awal karena ciri-ciri penyakit HIV yang samar-samar. Sehingga banyak yang acuh terhadap penyakit ini.

Mom jangan remehkan HIV, data-data menyebutkan banyak sekali orang yang terkena HIV.

Padahal sudah banyak orang yang terjangkit penyakit HIV ini.  Pada 2012, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkirakan ada 591.718 orang terinfeksi HIV di Indonesia. Namun pada akhir Maret 2014, hanya ada 134.053 orang diketahui terinfeksi HIV melalui tes sukarela. Pada waktu yang sama, 54.231 orang dilaporkan sudah sampai ke stadium AIDS dan 9.615 diketahui meninggal dunia. Sementara itu, di Amerika Serikat, AIDS menempati peringkat ke-6 penyebab kematian di kalangan orang berusia 25 hingga 44 tahun.

Penularan HIV bisa terjadi oleh beberapa hal. Simak beberapa hal berikut ya Mom, supaya lebih bisa berhati-hati.

Penularan HIV bisa karena kehamilan (ibu menularkan ke anaknya), jarum suntik, dan transfusi darah. HIV dapat juga ditularkan melalui seks oral (hubungan seks dengan mulut), bahkan dengan ciuman dalam. Namun demikian, penularan melalui ciuman dalam sangat jarang terjadi, kecuali jika ada luka berat pada mulut atau gusi berdarah.

Sebaiknya Mom mengetahui ciri-ciri penyakit HIV (human immunodeficiency virus) supaya bisa lebih waspada.

Ciri-ciri penyakit HIV bisa dilihat dengan tiga tahapan. Pada tahap pertama setelah terinfeksi awal, gejalanya seperti flu biasa saja. Untuk tahap kedua ciri-ciri bisa berlangsung selama lebih dari 10 tahun dengan gejala yang lebih jelas. Tahapan ketiga atau terakhir, ketika sistem imun atau kekebalan tubuh telah rusak parah sehingga tidak dapat lagi untuk melawan infeksi ini. Berikut adalah tahapan ciri-ciri penyakit HIV.

Tahap 1: Infeksi primer akut

Tahap ini mirip gejala flu tetapi tidak berlangsung lama hanya sekitar seminggu atau dua minggu saja. Ciri-cirinya pun sama seperti orang yang terkena  flu:
  • Demam
  • Timbul ruam di tubuh
  • Sakit tenggorokan
  • Kelenjar bengkak
  • Sakit kepala
  • Sakit perut
  • Nyeri sendi
  • Nyeri otot.
Ciri tersebut terjadi karena reaksi tubuh terhadap virus HIV. Dalam tahap ini masih terjadi proses serokonversi, yaitu ketika sistem imun atau kekebalan tubuh merespon dan menyerang virus HIV dengan memproduksi antibodi HIV. Ciri-ciri ini tidak bisa langsung diidentifikasi bahwa seseorang terdiagnosis HIV. Apalagi ada juga orang yang sama sekali tidak mengalami gejala tersebut.  Untuk itu harus ada tes dan konsultasi dokter yang bisa membuktikan.

Tahap 2: Tahap asimtomatik (masa laten)

Pada tahap ini penderita mungkin tidak menyadari ada gejala lain karena merasa lebih baik. Padahal virus HIV masih aktif hingga 10 atau bahkan 15 tahun. Virus akan menginfeksi dan mengakibatkan banyak kerusakan pada sistem kekebalan tubuh penderita.

Tahap 3: Gejala infeksi HIV

Pada tahap ini adalah tahap yang serius, karena virus HIV telah merusak sistem kekebalan tubuh. Pada tahapan ini penderita lebih mudah terkena infeksi, bakteri, dan jamur. Ciri-ciri dalam tahapan ini bisa meliputi
  • penurunan berat badan,
  • diare kronis,
  • berkeringat di malam hari,
  • demam,
  • batuk terus-menerus,
  • masalah mulut dan kulit
  • infeksi karena bakteri atau jamur,
  • penyakit yang lebih serius.
Mom, semakin cepat penderita memulai pengobatan akan semakin baik kesehatannya dalam jangka panjang.  Berhati-hatilah karena virus ini kadang ditularkan pada orang yang sama sekali tidak tahu kalau dirinya terinfeksi HIV. Untuk itu, segeralah lakukan tes kesehatan dan konsultasikan ke dokter bila Mom menduga telah terkena virus tersebut.]]>

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top