Now Reading
[Cerita Lebaran] Bayi yang Menangis dan Imam yang Datang Terlambat

[Cerita Lebaran] Bayi yang Menangis dan Imam yang Datang Terlambat

Pagi itu, hari Lebaran. Seperti biasa saya bersiap untuk mandi dan menunaikan salat Subuh. Hawa dingin terasa menusuk meski meski di siang hari panasnya bisa mencapai 38 derajat celcius. Sambil menahan dinginnya suhu, saya mulai membuka keran air di kamar mandi.

“Lah, kok airnya sudah nggak jalan?” kata saya dalam hati ketika keran terbuka. Ini sungguh kejutan yang tak menyenangkan. Di hari di mana biasanya para muslim mengenakan pakaian terbaiknya untuk menyambut hari raya eh saya malah harus menghadapinya dengan air yang tak mengalir. Duh!

Padahal ya, selama 1 bulan tinggal di perumahan ini, saya sudah cukup hafal dengan pola distribusi air di perumahan ini. Di siang hari, air biasanya hanya mengalir di jam-jam tertentu. Sedangkan di malam hari air akan mengalir dengan cukup de

Baca Selengkapnya

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top