Now Reading
Biarpun Untuk Pria, Tak Ada Salahnya Mom Tahu Cara Pakai Kondom

Biarpun Untuk Pria, Tak Ada Salahnya Mom Tahu Cara Pakai Kondom

Bagi Mom yang ingin menunda kehamilan kedua atau selanjutnya, karena si sulung masih terlalu kecil dan membutuhkan  perhatian lebih, mungkin perlu memikirkan penggunaan alat kontrasepsi. Di luar adanya pro dan kontra terhadap kontrasepsi, metode ini dapat digunakan untuk mencegah kehamilan dan mengatur jarak kehamilan selanjutnya. Terdapat berbagai pilihan alat kontrasepsi yang dapat digunakan, salah satunya adalah kondom. Penggunaan kondom dapat efektif asalkan tahu bagaimana cara menggunakan kondom dengan tepat. Tak hanya sebagai pengatur jarak kehamilan, kondom juga berguna untuk mencegah Mom dari risiko penyakit kelamin. Umumnya kondom digunakan oleh pria untuk mencegah masuknya sperma ke dalam tubuh wanita agar tidak terjadi pembuahan dan menyebabkan kehamilan. Memilih kondom lebih aman dan efektif karena tidak mengandung hormonal yang dapat berisiko menimbulkan efek samping pada pria, seperti depresi, peningkatan libido yang tinggi, sampai perubahan suasana hati. Tentunya Mom tidak mau pasangannya mengalami hal demikian bukan?

Mom perlu tahu juga cara menggunakan kondom.  Siapa tahu pasangan minta dibantu.

Meskipun kondom adalah alat kontrasepsi yang dipakai oleh pria, tidak ada salahnya jika Mom juga mengetahui cara pakainya. Bagaimanapun juga, ada kalanya wanita yang harus memakaikan atau membantu memasangkan kondom pada penis pria. Cara pakai yang salah dapat mengakibatkan kebocoran sperma dan mungkin saja bisa membuat hamil. Mom, dapat lakukan cara berikut ini agar penggunaan kondom lebih efektif dan tepat.
  •   Sobek kemasan kondom dengan perlahan dan hati-hati untuk mencegah kerusakan pada kondom. Hati-hati dengan kuku Mom ya! Karena kondom juga rentan sobek saat terkena kuku yang tajam ketika membukanya.
  • Keluarkan udara yang mungkin ada pada ujung kondom menggunakan jari telunjuk dan ibu jari dengan menekannya.
  • Saat memasangkan kondom, sisakan ujungnya kira-kira 1 cm jika kondom tidak mempunyai penampung sperma. Pastikan memasangnya pada saat penis pasangan sedang mengalami ereksi. Karena kondom yang dipasang sebelum ereksi bisa jadi tidak sesuai karena terlalu longgar.
  • Mungkin ada kesalahan saat memasangkan kondom pada posisi yang terbalik, ganti dengan kondom baru jika sisi yang dalam sudah menempel pada ujung penis. Begitu pula ketika akan melanjutkan hubungan seks setelah ejakulasi, selalu gunakan kondom baru.
  • Setelah mengalami ejakulasi, segera menarik penis untuk mencegah kebocoran kondom pada vagina pasangan. Saat membuka kondom lakukan dengan perlahan agar sperma tidak tumpah.

Mom perlu memperhatikan beberapa hal tentang kondom, seperti bahan pembuat, kemasan, serta tanggal kedaluwarsanya  supaya pemakaian kondom lebih efektif.

Sebelum Mom membantu menggunakan kondom lihat terlebih dahulu dengan seksama.  Hal-hal yang harus diperhatikan, antara lain tanggal kedaluwarsanya. Selain itu, perhatikan kemasannya, masih bagus atau tidak, apakah ada kerusakan atau tidak. Berbagai bahan pembuat kondom dijual di pasaran. Agar lebih efektif gunakan kondom yang terbuat dari lateks dan polyurethan untuk mencegah penularan penyakit seksual. Mom juga bisa menggunakan kondom yang dilengkapi pelumas berbahan dasar air.  Pelumas dengan bahan dasar air ini bisa untuk mencegah iritasi, atau rasa sakit karena gesekan saat berhubungan seks serta dapat mencegah sobek pada kondom. Tambahan pelumas juga bisa digunakan, namun tetap gunakan pelumas berbahan dasar air ya Mom. Bukan dari bahan minyak karena dapat menyebabkan kondom rusak. Begitulah cara memakai kondom yang benar ya Mom.  Cara pakai yang benar akan membuat pasangan dan Mom aman dan tenang.   Sehingga kegiatan ranjang Mom bersama pasangan juga bisa menjadi menyenangkan.]]>

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top