Now Reading
Benci Itu Juga Secerah Warna Kehidupan

Benci Itu Juga Secerah Warna Kehidupan

Harusnya tulisan ini aku up kemarin malam. Sayangnya, koneksi internet jahanam parah kemarin. Yang ada esmosi aku tuh dibuatnya, bikes cuy! Males banget nungguin dia muter-muter doang terus yang nampil tuh blank page coba. Jadilah, aku yang berkompromi baru bisa nerbitin pagi-pagi. Berhubung idenya lagi ngalir kemarin, baiknya aku langsung eksekusi sebelum mood buat bahas ini lenyap. Judulnya pun aku tulis ngasal, mana yang langsung terbesit gitu aja. Iya, nggak asik banget ini judulnya. Maafkeun daku. Ide ini muncul saat sesi ngobrol sambil ngopi kemarin sore bareng sohib seperjuangan. Aku sengaja menyempatkan diri bertemu dia setelah empat bulan lamanya tidak berjumpa. Oleh situasi begini, selama itu dia memilih balik ke kampungnya. Biasanya kami rutin punya agenda.

Baca Selengkapnya

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2015 Blogger Perempuan Network.
All Rights Reserved.

Scroll To Top