Bahayanya Kanker Tiroid, Penyebab Meninggalnya Probosutedjo

Adik dari mantan presiden Soeharto, telah tutup usia pada hari senin, 26 Maret 2018. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM) Jakarta. Beliau akan dimakamkan di Kesumuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul, Yogyakarta yang merupakan tanah kelahirannya. Sebelum meninggal diketahui beliau telah mengidap penyakit kanker Tiroid. Pihak keluarga pun membenarkan, jika sudah lama beliau mengidap penyakit kanker tiroid. Sekitar 20 tahun pemilik Universitas Mercubuana ini berjuang melawan penyakit yang dideritanya.

Bahaya kanker tiroid bisa menyerang siapa saja!

Kanker tiroid merupakan pertumbuhan sel abnormal yang terjadi pada kelenjar tiroid. Bentuk kelenjar ini mirip kupu-kupu yang ada di bagian depan leher. Kelenjar tiroid ini mengeluarkan hormon-hormon yang mengatur metabolisme, suhu tubuh, pertumbuhan, denyut jantung, tekanan darah, berat badan, dan masih banyak lagi. Berapa usia Mom saat ini? Kanker tiroid dapat terjadi pada orang yang berusia antra 35-39 tahun loh Mom dan usia 70 tahun ke atas. Tahu enggak Mom? Kalau seorang wanita memiliki risiko kanker tiroid tiga kali lipat lebih besar dibandingkan pria. Hal ini kemungkinan berkaitan dengan perubahan hormon pada sistem reproduksi wanita.

Agar lebih waspada, Mom harus tahu jenis-jenis kanker tiroid.

  • Karsinoma papiler
Kanker tiroid yang paling umum terjadi yang mempengaruhi wanita di bawah usia 40 tahun dan faktanya ada 60 persen pasien dengan kanker tiroid mengidap jenis karsinome papiler.
  • Karsinome folikuler
Kanker ini cenderung terjadi pada orang-orang lanjut usia. Sekitar 15 persen pengidap kanker tiroid mengidap kanker jenis ini.
  • Karsinoma medular tiroid
Hanya 5-8 persen pasien pengidap kanker tiroid jenis ini dikarenakan faktor keturunan.
  • Karsinoma tiroid anaplastik
Kanker tiroid jenis ini adalah kanker yang paling agresif yang menyerang lansia di usia 60 tahun ke atas dan hanya terjadi 5 persen saja. Gejala Kanker Tiroid Mom harus tahu bahwa penyakit ganas ini jarang sekali menimbulkan gejala loh. Jangan sepelekan beberapa kejanggalan pada tubuh, seperti munculnya benjolan atau pembengkakan pada leher, meskipun tidak terasa sakit bisa jadi itu merupakan tanda gejala kanker tiroid. Gejala lain yang mengiringinya, seperti
  • sakit tenggorokan,
  • kesulitan dalam menelan,
  • suara menjadi serak dan tidak membaik setelah beberapa minggu,
  • rasa sakit pada bagian leher, dan
  • pembengkakan kelenjar getah bening di bagian leher.
Konsultasi ke dokter adalah hal paling utama dan paling penting. Jangan sampai Mom beranggapan bahwa gejala tiroid hanyalah sebuah penyakit gondok yang disebabkan oleh hipertiroidisme (kebanyakan hormon T3 dan T4), atau bisa jadi hipotiroidism (kekurangan hormon T3 dan T4).

Hati-hati! Kanker tiroid yang sudah diobati bisa muncul kembali loh Mom.

Pengobatan kanker tiroid salah satunya adalah melalui operasi. Meskipun begitu, kanker tiorid bisa kembali muncul. Hal ini dapat terjadi kerena sel-sel kanker yang ada sudah menyebar dalam kurun waktu lima tahun setelah operasi. Bahayanya kanker ini bisa terjadi pada bagian kelenjar getah bening di leher, bisa juga pada jaringan kelenjar tiroid yang masih tertinggal pada saat operasi atau pada bagian tubuh lainnya. Agar hal ini dapat terdeteksi lebih awal, sebaiknya pasien yang sudah pernah mengidap kanker tiroid melakukan tes darah dan pemindaian secara rutin sesuai dengan anjuran dokter.]]>

What's Your Reaction?
Kaget
0
Lucu
0
Sedih
0
Suka
0
Terpesona
0
View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2019 Blogger Perempuan Network. All Rights Reserved.

Scroll To Top